-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wali Kota Banda Aceh Telepon Manager PLN, Sebut Listrik Padam Bisa Berlangsung 10 Hari ke Depan

Kamis, 11 Desember 2025 | 19.48 WIB | Last Updated 2025-12-12T03:48:32Z

Banda Aceh, Sabtu 29 November 2025 — Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengungkapkan kekhawatiran serius terkait kondisi pemadaman listrik yang melanda sejumlah wilayah di Banda Aceh sejak bencana banjir besar terjadi sepekan terakhir. Dalam komunikasi langsung melalui telepon dengan Manager PLN Banda Aceh, Illiza memperoleh informasi bahwa proses pemulihan jaringan diperkirakan membutuhkan waktu hingga 10 hari ke depan.


Menurut Illiza, kerusakan pada sejumlah titik gardu induk dan jaringan distribusi menjadi penyebab utama lamanya proses pemulihan. Sejumlah lokasi masih terendam banjir, sehingga tim teknis PLN tidak dapat melakukan perbaikan dengan cepat demi alasan keselamatan.


“Dalam telepon tadi, pihak PLN menyampaikan bahwa beberapa area belum bisa ditangani karena masih tergenang dan berisiko tinggi. Jika kondisi ini tidak cepat membaik, pemadaman bisa berlangsung 10 hari atau bahkan lebih,” ujar Illiza usai meninjau posko pengungsi, Sabtu (29/11/2025).


Pemda Minta Prioritas Penanganan


Illiza menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan mendesak, terutama untuk rumah sakit, posko pengungsian, peralatan komunikasi, dapur umum, dan distribusi logistik. Ia meminta PLN memberikan prioritas pada sektor-sektor kritis sekaligus mempercepat pengerahan tim bantuan dari luar daerah.


“Kita minta PLN Aceh berkoordinasi dengan PLN wilayah lain untuk mempercepat recovery. Masyarakat sangat terdampak, terutama yang masih berada di daerah banjir,” katanya.

Dampak Pemadaman Meluas


Pemadaman listrik yang meluas telah menimbulkan sejumlah kendala, termasuk terganggunya layanan air bersih, akses komunikasi, dan operasional fasilitas publik. Di beberapa titik, warga bahkan terpaksa menggunakan genset darurat dengan biaya operasional yang tidak sedikit.

PLN Banda Aceh menyebut proses pemulihan baru dapat dilakukan secara optimal setelah genangan surut dan akses menuju lokasi gardu aman bagi petugas.

Harapan Pemerintah Kota


Illiza berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat dan kementerian terkait untuk mempercepat pemulihan infrastruktur energi di Aceh. Ia menegaskan bahwa pemadaman panjang tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga menghambat proses penanganan bencana.


“Kami berharap ada langkah cepat dan kebijakan khusus dari pusat agar Aceh tidak mengalami krisis listrik berlarut-larut,” ujarnya.[]

close