BANDA ACEH – Bakal calon Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Cabang Aceh, Said Saiful, menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dan solidaritas antarperusahaan pers di Aceh. Langkah ini dinilai krusial guna memastikan organisasi mampu menghadapi tantangan industri media yang kian dinamis.
Said menyampaikan, jika dipercaya memimpin SPS Aceh ke depan, fokus utamanya adalah menjadikan organisasi tersebut sebagai wadah yang solid dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas anggota dalam menjalankan program-program strategis organisasi.
"Jika mandat ini diberikan kepada saya, prioritas kita adalah membangun kerja sama yang kuat di internal SPS Aceh. Kita akan saling mendukung melalui berbagai program kerja, termasuk mengoptimalkan peluang kemitraan dan sumber pendanaan yang sah untuk kemajuan organisasi serta kesejahteraan anggota," ujar Said di Banda Aceh, Rabu (11/3/2026).
Menurut Said, kunci utama memajukan industri pers di daerah adalah dengan membangun ekosistem yang suportif. Dengan solidaritas yang tinggi, perusahaan pers di Aceh diharapkan memiliki posisi tawar yang lebih kuat serta mampu meningkatkan kapasitas operasionalnya.
Selain aspek profesionalisme, Said juga mengusung gagasan untuk mempererat hubungan emosional antaranggota melalui kegiatan yang bersifat spiritual dan kekeluargaan.
"Kami juga merencanakan kegiatan kebersamaan, seperti program umrah bersama. Ini bukan sekadar perjalanan ibadah, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi sebagai satu keluarga besar di SPS Aceh," tambahnya.
Melalui visi tersebut, Said berharap SPS Aceh dapat bertransformasi menjadi organisasi yang lebih profesional dan berkontribusi positif terhadap iklim usaha pers di Serambi Mekkah.
