ACEH TENGGARA - Keberhasilan empat calon mahasiswa asal Aceh Tenggara yang lulus uji kompetensi untuk melanjutkan studi ke Universitas Al Azhar, Mesir, membawa secercah harapan besar. Tidak hanya bagi diri mereka sendiri, tetapi juga bagi masa depan pendidikan Islam di Aceh.
Keempat santri Pesantren Darul Azhar tersebut. Maskuri Nabil, Azra Nuri Karina, Yasmin Dinatusyifa Hararap, dan Choiriza Mayshila menyampaikan tekad dan harapan mereka saat bersilaturahmi ke kediaman Yahdi Hasan, M.I.Kom., Sekretaris Komisi VII DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh, di Desa Tanah Merah, Kecamatan Badar, Aceh Tenggara.
Dalam pertemuan tersebut, para calon mahasiswa yang dijadwalkan berangkat pada kloter pertama tanggal 19 Oktober 2026 ini mengungkapkan impian besar mereka untuk menimba ilmu di salah satu pusat peradaban dan pendidikan Islam terkemuka di dunia.
Maskuri Nabil, salah satu perwakilan calon mahasiswa, menyampaikan harapan agar cita-cita mereka untuk mendalami ilmu agama dan pengetahuan umum di Mesir dapat berjalan lancar tanpa terkendala biaya keberangkatan.
“Kami berharap Pemerintah Aceh melalui Baitul Mal Aceh dapat membantu biaya keberangkatan kami, sehingga rencana melanjutkan pendidikan ke Mesir dapat terlaksana sesuai jadwal,” ujar Maskuri.
Mereka bertekad untuk memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya. Di tengah persiapan keberangkatan, para santri ini memiliki harapan besar agar kelak, setelah menyelesaikan pendidikan di Al Azhar, mereka bisa pulang dan mendarmabakkan ilmu yang diperoleh untuk masyarakat luas, khususnya di Provinsi Aceh.
Menanggapi harapan tersebut, Yahdi Hasan memberikan dukungan penuh dan berpesan agar keempat calon mahasiswa itu senantiasa bersungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga nama baik daerah serta akhlak selama berada di luar negeri.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jaga akhlak dan nama baik daerah. Semoga kelak menjadi generasi Islami yang berilmu dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Aceh,” pesan Yahdi kepada para santri. (Husni)
