-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Membangun Semangat Penyintas Bencana Aceh Tamiang Melalui Layanan Psikososial, Edukasi Kespro, dan Kesehatan

Rabu, 21 Januari 2026 | 06.21 WIB | Last Updated 2026-01-21T14:22:10Z

Banda Aceh — Memasuki hari ke-54 pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh sejak 26 November 2025, berbagai upaya pemulihan terus dilakukan, termasuk di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai salah satu wilayah terdampak.


Sebagai bentuk dukungan pemulihan kesehatan fisik dan psikososial penyintas, Perwakilan BKKBN Aceh berkolaborasi dengan Kodim Aceh Tamiang, PKB Aceh Tamiang, PKB Kota Langsa, serta Forum GenRe Kota Langsa melaksanakan pelayanan kesehatan, edukasi kesehatan reproduksi, dan pendampingan psikososial di tiga desa terdampak, yakni Desa Lubuk Sidup (Kecamatan Sekerak), Desa Tualang Baro (Kecamatan Manyak Payed), dan Desa Simpang Empat (Kecamatan Karang Baru), pada Senin, 19 Januari 2026.
Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, SKM, M.Kes, menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut BKKBN juga melakukan serah terima alat kontrasepsi kepada OPD KB melalui PKB Aceh Tamiang, khususnya di Desa Lubuk Sidup. Langkah ini dilakukan menyusul rusaknya gudang penyimpanan alat kontrasepsi akibat banjir bandang.


Selain itu, BKKBN memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada warga Hunian Sementara (Huntara) di Desa Simpang Empat terkait pentingnya penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pascabencana guna mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, sekaligus memberikan dukungan moral dan semangat bagi para penyintas.


“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kesehatan keluarga, perencanaan kehamilan, serta perlindungan kesehatan reproduksi bagi ibu, anak, dan remaja,” ujar Safrina.


Edukasi Keluarga Berencana (KB) yang diberikan mencakup KIE MKJP, baik hormonal maupun non-hormonal, dengan sasaran ibu hamil dan pasangan usia subur (PUS). Masyarakat diajak untuk tidak ragu menggunakan KB serta memahami manfaatnya bagi kesehatan ibu dan anak serta kesejahteraan keluarga.
Dalam kesempatan yang sama, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Aceh bersama Forum GenRe Kota Langsa juga melaksanakan Psychological First Aid (PFA) atau pertolongan pertama psikososial bagi anak-anak dan remaja penyintas bencana.


“Kegiatan PFA ini bertujuan memberikan rasa aman, dukungan emosional, dan membantu anak serta remaja menghadapi tekanan psikologis pascabencana,” tambah Safrina.


Forum GenRe Kota Langsa turut memberikan edukasi Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (Triad KRR) yang meliputi pencegahan pernikahan dini, perilaku seks berisiko, dan penyalahgunaan NAPZA, serta pengenalan dasar kesehatan reproduksi.


Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Kemendukbangga/BKKBN Aceh, Kodim, PKB, dan Forum GenRe berharap kesadaran masyarakat Aceh Tamiang terhadap pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi dapat meningkat, sehingga terwujud keluarga yang sehat dan berkualitas, generasi muda yang berdaya dan berkarakter, serta bangkit bersama dari bencana.
(Rizqa)
close