Bus rombongan pemudik diberangkatkan dalam program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026 di Depo Trans Koetaradja, Banda Aceh, Minggu (15/3/2026). Melalui program ini, PLN UID Aceh menyediakan tujuh armada bus untuk mengangkut 250 pemudik dengan tujuan berbagai daerah hingga Kota Medan
Banda Aceh, 15 Maret 2026 – PLN UID Aceh resmi melepas keberangkatan para peserta program “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026” di Depo Trans Koetaradja, Banda Aceh, pada Minggu (15/3). Program ini merupakan wujud nyata sinergi antara PLN UID Aceh dengan Pemerintah Provinsi Aceh dalam memfasilitasi masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri di kampung halaman.
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ini. Beliau menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan stakeholder untuk kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf bersama unsur Forkopimda dan jajaran PLN berfoto bersama pada pelepasan program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026 di Depo Trans Koetaradja, Banda Aceh, Minggu (15/3/2026). Sebanyak 250 pemudik diberangkatkan menggunakan tujuh armada bus menuju berbagai daerah dengan tujuan akhir hingga Kota Medan.
“Pemerintah Aceh sangat mendukung kolaborasi dengan para stakeholder. Program mudik gratis ini untuk membantu saudara kita yang kurang mampu dan yabg baru saja ditimpa musibah hidrometeorolgi” ujar Muzakir Manaf.
Dalam keberangkatan tahun ini, PLN UID Aceh mengerahkan 7 armada bus untuk mengangkut total 250 pemudik dengan rute tujuan akhir sampai dengan Kota Medan. Program ini merupakan bagian dari komitmen besar PLN secara nasional yang menyediakan total kuota 12.500 kursi bagi masyarakat Indonesia melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Armada bus peserta program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026 bersiap diberangkatkan dari Depo Trans Koetaradja, Banda Aceh, Minggu (15/3/2026). Program yang merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PLN ini memberikan fasilitas transportasi mudik gratis bagi masyarakat.
General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, menyatakan bahwa kegiatan tahunan ini diselenggarakan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan setia.
“Kami ingin memastikan kehadiran PLN dapat dirasakan langsung manfaatnya melalui fasilitas transportasi yang nyaman agar masyarakat dapat berkumpul bersama keluarga di hari yang fitri,” tuturnya.
Kemudahan program ini dirasakan langsung oleh para peserta. Muhammad Andika Rizki (24), pemudik tujuan Lhokseumawe, mengaku sangat terbantu dengan fasilitas yang disediakan.
“Fasilitas dari PLN sangat lengkap dan prosesnya mudah sekali lewat aplikasi, semua terjamin termasuk asuransi perjalanan,” ungkap Andika.
Bus rombongan pemudik diberangkatkan dalam program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026 di Depo Trans Koetaradja, Banda Aceh, Minggu (15/3/2026). Melalui program ini, PLN UID Aceh menyediakan tujuh armada bus untuk mengangkut 250 pemudik dengan tujuan berbagai daerah hingga Kota Medan.
Senada dengan itu, Raharsih Septiani (32) salah pesert mudik mengapresiasi Mudik Aman Berbagi Harapan 2026 bersama PLN UID Aceh.
“Awalnya saya kira bakal rumit, ternyata pendaftaran lewat aplikasi PLN Mobile sangat praktis dan cepat. Tidak perlu antre manual, cukup dari handphone saja sudah bisa dapat kuota mudik,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen, setiap peserta sebelumnya menyetorkan uang jaminan sebesar Rp100.000,- yang dikembalikan utuh dalam bentuk e-voucher listrik melalui aplikasi PLN Mobile pada saat keberangkatan. Selain transportasi, para pemudik juga mendapatkan paket makanan, suvenir, dan asuransi perjalanan untuk menjamin kenyamanan selama di jalan.
“Kami berharap program ini menjadi sarana berbagi kebahagiaan bagi kita semua. Selamat jalan kepada para pemudik, semoga selamat sampai tujuan,” tutup Eddi Saputra.[]
