Melalui program PLN Peduli, Insan PLN mengajak anak-anak belajar sambil bermain secara interaktif guna mendukung perkembangan karakter dan kesejahteraan psikologis di usia dini.
BANDA ACEH, 25 Juni 2026 – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kemajuan dunia pendidikan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh merealisasikan pembangunan rumah sekolah permanen untuk Aceh Flexi School (AFS). Pembangunan fasilitas lembaga pendidikan non-formal inklusi ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Tahun 2025.
General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung terciptanya ruang belajar yang nyaman, aman, dan berkualitas bagi anak-anak, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
"Keterlibatan PLN dalam pembangunan sarana pendidikan ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk tidak hanya menerangi negeri dengan listrik, tetapi juga menerangi masa depan anak bangsa. Kami berharap fasilitas ini dapat mendukung kelancaran seluruh proses belajar mengajar serta menyukseskan berbagai program pendidikan yang dijalankan oleh Aceh Flexi School," ujar Eddi Saputra.
Relawan PLN berinteraksi hangat dengan anak-anak menggunakan alat peraga edukatif pengenalan emosi dalam kegiatan pendampingan psikososial.
Aceh Flexi School yang berlokasi di Jalan Ahmad Tuha No.1, Ceurih Ulee Kareng, Banda Aceh, telah berdiri sejak 31 Mei 2019. Lembaga ini memiliki konsep unik dengan memadukan kurikulum akademik dan pengembangan bakat, serta sistem belajar yang disesuaikan dengan fitrah perkembangan setiap individu.
Bantuan TJSL dari PLN dialokasikan untuk berbagai infrastruktur fisik, termasuk pembangunan gedung utama, pembuatan ruang terapi sensory-motor outdoor khusus untuk ABK, pembuatan batasan aman untuk siswa/i, hingga fasilitas pemipaan air bersih dan sumur resapan. Selain itu, bantuan tersebut juga diwujudkan untuk pembuatan lahan Integrated Farming yang difungsikan sebagai media belajar praktik kewirausahaan dan pertanian mandiri bagi siswa.
Pembina Aceh Flexi School, Esti Wulansari, memberikan apresiasi mendalam atas bantuan infrastruktur dari PLN. Sebelumnya, pihak yayasan masih harus menyewa gedung untuk operasional sekolah sejak tahun 2019.
"Dengan tersedianya rumah sekolah yang tidak perlu lagi menyewa, yayasan kini bisa lebih fokus pada pelaksanaan pendidikan inklusif yang berkualitas dengan sarana dan prasarana yang baik. Bantuan ini juga sangat membantu kami dalam meningkatkan kesejahteraan para guru dan mengoptimalkan layanan bagi sekitar 100 orang penerima manfaat yang tergabung dalam komunitas kami," ungkap Esti.
Melalui program Integrated Farming yang dibangun di area sekolah, hasil panen nantinya dapat dipasarkan untuk menjadi sumber penghasilan tambahan yayasan yang seluruhnya akan dikembalikan untuk kepentingan siswa.
PLN terus berkomitmen untuk menjalankan roda bisnis yang beriringan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Untuk kemudahan layanan kelistrikan, PLN mengimbau seluruh pelanggan untuk menggunakan aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh melalui PlayStore maupun AppStore guna menikmati layanan yang lebih cepat, mudah, dan praktis dalam satu genggaman.[]
