-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

BI Terus Perkuat Perekonomian Aceh Pascabencana Antarpemangku Kepentingan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 07.19 WIB | Last Updated 2026-08-20T14:19:34Z
Sinaraceh.com | Banda Aceh - Bank Indonesia kembali gelar Aceh Economic Forum (AEF) triwulan II 2026 di Auditorium Teuku Umar, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov. Aceh. AEF kali ini mengusung tema “Percepatan Rekonstruksi dan Rehabilitasi Lahan Pertanian untuk Pertumbuhan Ekonomi Aceh”. Kegiatan yang melibatkan para pengampu kebijakan di Aceh tersebut bertujuan untuk memecahkan permasalahan terkait kondisi ekonomi terkini, terutama soal percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda pada akhir tahun 2025.

Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Hertha Bastiawan, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bahu-membahu mempercepat pemulihan Aceh dari bencana hidrometeorologi akhir tahun 2025 dalam sambutannya kepada seluruh peserta yang terdiri dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan perbankan, kalangan akademisi, serta awak media.

 Ia mengatakan, kerja keras ini membuahkan hasil, ekonomi Aceh pada triwulan II 2026 tumbuh 4,86% (yoy) lebih cepat dibandingkan triwulan I 2026 yang tercatat 4,09% (yoy). Percepatan ini tak lepas dari sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat yang turut membantu proses pemulihan. Ia juga berharap kegiatan Aceh Economic Forum ke depan dapat semakin mempererat sinergi antar pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi percepatan rehabilitasi ekonomi Aceh pascabencana hidrometeorologi, menjaga inflasi tetap terkendali serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Perekonomian Aceh memang membaik dibandingkan 2025, hal ini disebabkan adanya rekonstruksi pascabencana," ucap ia dalam paparan pada Rabu, 19/8/2026 kemarin.

Melalui AEF Triwulan II-2026 tersebut, Bank Indonesia bersama pemerintah Aceh dan stakeholder terkait berharap sinergi antarpemangku kepentingan terus diperkuat dalam merumuskan strategi percepatan pemulihan ekonomi, menjaga inflasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang diharapkan dapat mewujudkan masyarakat Aceh yang lebih makmur dan sejahtera.

"BI senantiasa menjalin dan berkontribusi dibantu stakeholder terkait, melakukan penyesuaian assesment ekonomi daerah, investor, menjaga kelancaran pembayaran, dan peningkatan UMKM agar perekonomian terjaga, kemudian rehab pascabencana mendorong pertumbuhan ekonomi dan makmur dan sejahtera," pungkasnya []

Reporter : Auliana Rizky
close