Banda Aceh – Menjelang pelaksanaan pemilihan Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh, nama Said Saiful mulai banyak diperbincangkan sebagai salah satu figur yang berpeluang memimpin organisasi perusahaan pers tersebut.
Said Saiful dinilai memiliki pengalaman dalam dunia pers dan organisasi. Selama ini, ia aktif membangun komunikasi dengan berbagai perusahaan pers, insan media, serta sejumlah pemangku kepentingan di Aceh.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal yang dinilai dapat memperkuat peran SPS Aceh dalam menghadapi tantangan industri media yang terus berkembang.
Sejumlah pelaku media berharap kepemimpinan SPS Aceh ke depan mampu memperkuat profesionalisme perusahaan pers, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mempererat sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.
Meski demikian, proses pemilihan Ketua SPS Aceh tetap akan ditentukan melalui mekanisme organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) SPS. Hingga saat ini, tahapan pencalonan dan pemilihan masih menunggu agenda resmi dari pengurus organisasi.
SPS merupakan organisasi perusahaan pers yang berdiri sejak 1946 dan menjadi wadah bagi perusahaan pers di Indonesia dalam memperjuangkan profesionalisme, keberlanjutan industri media, serta kebebasan pers yang bertanggung jawab.[]
