-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Operasi Hingga Subuh, 14 Mida-Mudi Terjaring Patroli Satpol PP dan Wah Aceh

Rabu, 05 Agustus 2026 | 06.04 WIB | Last Updated 2026-08-05T13:05:02Z
Banda Aceh,- Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh menjaring 14 orang, terdiri dari 8 perempuan dan 6 laki-laki, dalam patroli rutin yang digelar pada Minggu (14/6/2026) dini hari.

Patroli yang berlangsung mulai pukul 01.00 WIB hingga 04.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian Satpol PP dan WH Aceh, Nanda Rahmana, S.STP., M.Si.

Dalam keterangannya kepada media, Nanda mengatakan patroli rutin tersebut merupakan upaya pencegahan terhadap berbagai gangguan ketenteraman dan ketertiban umum, seperti penggunaan knalpot brong, balap liar, hingga tindak kriminalitas jalanan seperti pembegalan.

“Sejak dilaksanakannya patroli rutin ini, khususnya kasus begal di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar hampir tidak ada lagi,” ujarnya.

Dalam operasi yang berlangsung hingga dini hari tersebut, petugas berhasil mengamankan 8 perempuan dan 6 laki-laki di sejumlah lokasi di Banda Aceh dan Aceh Besar. Seluruhnya kemudian dibawa ke kantor Satpol PP dan WH Aceh untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

Menurut Nanda, mayoritas yang diamankan masih berstatus mahasiswa. Mereka tidak ditahan, melainkan hanya diberikan pembinaan karena diduga melanggar Qanun Jinayat tentang Ihtilath.

Dari 14 orang yang diamankan, tiga pasang di antaranya ditemukan sedang berduaan hingga larut malam, sementara sisanya merupakan muda-mudi yang kedapatan berkumpul di sejumlah warung kopi dan gerai minimarket di kawasan Simpang Mesra, Banda Aceh. Seluruhnya kemudian dibawa ke kantor Satpol PP dan WH Aceh untuk didata serta diberikan pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Mereka yang diamankan tidak ditahan. Setelah didata dan diberikan pembinaan, selanjutnya dijemput oleh orang tua atau keluarga masing-masing,” jelasnya.

Selain mengamankan pelanggar qanun, petugas juga memberikan pembinaan di lokasi kepada sejumlah pemuda yang kedapatan mengenakan celana pendek serta pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot brong di kawasan Ulee Lheue.

Patroli menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan ketertiban umum, mulai dari kawasan Peunayong, Kampung Jawa, Ulee Lheue, Lamjame, Simpang Dodik, Lambaro, Barak Bakoi, Limpok, Darussalam, Lamyong, hingga berakhir di Markas Besar Satpol PP dan WH Aceh di Lampriet.

Satpol PP dan WH Aceh menegaskan kegiatan patroli rutin akan terus dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar. (Syafrizal)
close